June 20, 2024

Rabol

Ragam Berita Online

Dandim 0201/Medan Hadiri Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Deli Serdang

Dandim

Rabol.id-Medan Benteng: Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Agus Setiandar S.I.P menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Deli Serdang, bertempat diAula Cendana Lt II Kantor Bupati Deli Serdang. Rabu (7/7/2021)

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan, Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein S.Sos, Mewakili Dandim 0204/ DS Kapten Arh. JP Girsang, Mewakili Kapolresta Deli Serdang AKBP Julianto Sirait SH. SIK, Asisten I Drs Citra Efendi Capah MSP, Ka BPBD Deli Serdang Drs Zainal Abidin Hutagalung, Kadis Kominfo Dr Dra Hj Miska Gewasari MM, Mewakili Kaban Kesbangpol, Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya agama dan ormas Yusniari Harahap, Kadis PMD Drs Khairul Azman MAP, Kadis Kesehatan dr. Ade Budi Krista, Plt Kasat Pol PP Darwis Sianipar, Kadis Sosial Rudi Akmal Tambunan ST, Kadis Pendidikan Yusnaldi Spd, Direktur RSUD Deli Serdang dr. Hanif Fahri MM.MKed (KJ)SPKJ, Tim Ahli Satgas Covid 19

Pemaparan situasi terkini tantang Covid 19 oleh Kadis Kominfo Dr. Dra Hj. Miska Gewa Sari, MM sebagai berikut Kecamatan Aktif dan terkonfirmasi covid 19, Kasus Meninggal, kasus Sembu, PPKM Mikro, Vaksinasi

Penyampaian oleh Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan
Ada 3 data yang kita miliki yaitu, Data hasil perhitungan BLC, Data yang kita hitung sendiri mengunakan angka hasil perhitungan BLC, Data proses sama angka tidak diambil dari data BLC tetapi diambil dari angka hasil perhitungan.

Dari 3 data ini adalah dasar untuk mengambil keputusan kedepan dan untuk menetapkan instruksi yang akan kita lakukan. Mohon dipastikan data ini sama dan penyesuaian angka yang singkron, Berdasarkan instruksi menteri dalam negeri medan dan sibolga harus menerapkan PPKM tetap, Deli Serdang sudah berada di zona Kuning, Kita tetap pakai data yang benar, Karena di Deli Serdang Sudah Satu tahun Lebih anak anak tidak sekolah, Data yang kita pakai untuk berdiskusi ini harus data yg benar jadi memang benar benar dan mendapat hasil rapat yang tepat. Medan sudah menjadi PPKM level 4 jadi dengan data yang tidak baik mungkin saja kita bisa di zona merah kembali, Penanganan Pandemi Covid 19 ini adalah tanggung jawab pemerintah dan TNI Polri, Tidak ada larangan sholat dimasjid kecuali sesuatu hal yang sangat mendesak.

Penyampaian dari Kadis Kesehatan dr. Ade Budi Krista,Tempat tidur 264 data itu sudah benar tetapi dikarenakan keluarga yg menjaga pasien tidur di tempat tidur yg kita sediakan dan Seratus lima ribu orang yang sudah mendapatkan vaksin tahap 1 dan masih membutuhkan vaksin untuk tahap berikutnya.

Penyampaian dari Tim Ahli Covid 19,Angka yg kita hitung dan angka hasil tidak singkron maka itu yag selalu jadi pertanyaan dari semua provinsi, kita ukur dan kita hitung yang benar itu yang akan kita laporkan ke pusat dan Data yg berada di BLC pusat ini sudah benar.

Penyampaian dari Dandim 0201/ Medan ,Terkait dengan data hal ini harus di luruskan untuk mendapatkan data yang valid karena itu menjadi salah satu keputusan untuk mengambil langkah langkah,Data yang di bahas sebagian besar wilayah kodim 0201/ Medan, Selama ini kodim 0201 /Medan melaksanakan Vaksin di kota Medan dan sedang menunggu vaksin selanjutnya, Perbedaan di perbatasan menjadi dilema bagi masyarakat dan pengusaha karena menjadi perdebatan dengan penyekatan.

Penyampaian dari mewakili Kapolresta Deli Serdang,Data ini kita pusatkan saja kepada satu instansi saja, Instansi menpunyai data sendiri sendiri itu dapat menjadi ketidak cocokan data, Dari TNI Polri Dan satpol PP setiap hari melaksanakan operasi yustisi, Dengan satu data dan validnya data dapat hasil perhitungan yg benar,
Vaksin polresta deli Serdang melaksanakan percepatan vaksin yg saat ini ada di P3UD.

Penyampaian dari mewakili Dandim 0204 DS melaksanakan operasi yustisi dan memberikan trecing dan arahan kepada warga sekitar dan yang melaksanakan pesta, Kodim Melaksanakan percepatan Vaksin di kecamatan dan bekerja sama dengan puskesmas terkait, Di lubuk pakam ada terjadi pasien covid yang melarikan diri dari rumah sakit.

Penyampaian dari Asisten I Citra Efendi Capah,Pelaksanaan vaksin masyarakat sangat antusias dan terkendala dengan pengadaan vaksin.

Penyampaian dari Kadis Sosial, Tentang Vaksinasi yag sesuai denga instruksi presiden 2 juta orang perhari yg kita ketahui vaksin sudah mulai menipis, Pada tanggal 20 Juli nanti akan melaksanakan Hari raya idul adha apa kebijakan tentang sholat idul adha dan apa yg kita lakukan untuk mencegah penyebaran disaat sholat idul adha.

Penyampaian dari Direktur RSU, Memang ada pasien Covid yang lari sudah berkoordinasi dengan tim Keamanan serta satuan tugas untuk tidak terjadi kembali.(wisnu)

Sumber : medanbenteng.com